12 Juni 2017

Bearing Turbin (Tambah/Kurangi Shim Plate) Dengan Cara Roller Bearing

Gambar 1. Roller bearing
Kesempatan ini penulis ingin share tentang bagaimana melakukan penambahan / pengurangan shim plate dengan cara roller bearing. Pada saat pemeliharaan turbin / overhaul akan dilakukan proses alignment poros turbin dan poros generator. Saat itu pasti dilakukan penambahan atau pengurangan shim plate sesuai hasil perhitungan.

I. Peralatan dan Alat Ukur yang Digunakan Antara Lain :

1. Sling 1/4 "
2. Eye bolt M16
3. Stopper
4. Kunci L 3/8 "
5. Chain block 3T
6. Crane
7. Tembaga
8. Palu pallet
9. Obeng minus
10. Dial indicator
11. Outside micrometer
12. Shim plate 
13. Jack hydraulic 
14. Kunci inggris 
 

II. Alat Pelindung Diri (APD) yang Dipakai Antara Lain :

1. Safety helmet
2. Safety shoes
3. Safety gloves
4. Masker
5. Ear plug
 

III. Proses Roller Bearing Turbin Tersebut Antara Lain :

1. Pastikan line pipa jacking oil telah dilepas semua
Gambar 2. Line pipa jacking oil
2. Pasang stopper (antara lower bearing dan pedestal)
Gambar 3. Pasang stopper
3. Pasang dial indicator dan posisikan pada 0
Gambar 4. Pasang dial indicator
4. Pasang eye bolt M16 dan kencangkan
5. Pasang sling di samping sisi lower bearing (masukan dari sisi yang akan diroller)
6. Hubungkan sling tersebut ke chain block
7. Tekan jack hydraulic hingga jarum pada dial indicator menunjuk angka 80 (0,8 mm)

Gambar 5. Pasang jack hydraulic
8. Tarik chain block sehingga sepatu bearing dapat dibuka untuk ditambah / dikurang shim plate
Gambar 6. Proses roller bearing
9. Buka baut sepatu bearing pakai kunci L dan obeng minus
Gambar 7. Buka sepatu bearing
10. Tambahi atau kurangi shim plate (sesuai perhitungan)
11. Pasang kembali sepatu bearing dan kencangkan dengan baut L

 
Gambar 8. Sepatu bearing
12. Chain block diturunkan (area)
13. Permukaan bearing diratakan
14. Kendorkan jack hydraulic hingga jarum pada dial indicator menunjuk angka 0
15. Lepas sling dari chain block
16. Lepas eye bolt dari stopper
17. Lepas stopper
18. Pasang line pipa jacking oil

IV. Pemeriksaan pada area kerja agar tidak ada tool atau part yang terjatuh atau tertinggal

 

V. Analisa Dari Sistem Keamanan Antara Lain Sebagai Berikut :

1. Aman bagi alat 
    Bearing dipastikan sudah dilepas semua line pipa jacking oil
2. Aman bagi manusia 
    Area kerja sudah steril dari bahaya dan sudah memakai APD lengkap
3. Aman bagi lingkungan
    Kebersihan area kerja selalu diperhatikan, sisa shim plate dan tool dikembalikan ke tempatnya

VI. Analisa Dari Bahaya dan Resikonya Antara Lain Sebagai Berikut :

1. Area kerja sempit 
    Resiko benturan dan terjepit
2. Menggunakan sling 
    Resiko sling lepas
3. Area kerja bising 
    Resiko pada pendengaran
4. Area kerja di ketinggian
    Resiko terjatuh

Diharapkan dari setiap pekerjaan ialah aman bagi alat, bagi manusia, dan bagi lingkungan. 
Terimakasih telah berkunjung dan membaca tulisan Bearing Turbin (Tambah/Kurangi Shim Plate) 
Komentar, kritik, dan saran yang bersifat membangun diharapkan demi sempurnanya tulisan ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung. Silakan berkomentar dengan bijak terkait artikel yang Anda baca di atas. Mohon maaf, Komentar Spam dan/atau mengandung Active Link tidak akan ditampilkan.

Sistem Pengolahan Air (Water Treatment Plant) di Pembangkit Listrik

Fungsi dari Water Treatment Plant ialah mengolah air dari Raw Water tank menjadi Air Murni dengan cara penyaringan dan pengikatan ion-ion m...